Minyak Terpantau Melemah

Rifan Financindo Berjangka ? Harga minyak mentah melemah karena pasar menunggu data persediaan minyak AS, sedangkan hasil referendum Inggris masih belum dapat diperkirakan. Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli, melemah 52 sen ke posisi $48,85 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak pasokan Brent untuk pengiriman Agustus turun 3 sen ke level $50,62 per barel di ICE Futures Europe exchange.

?Ketakutan makro sangat mempengaruhi. Hasil referendum di Inggris akan memiliki dampak ekonomi yang serius,? kata Amrita Sen, ekonom dari Aspek Energi Ltd seperti yang dikutip Bloomberg, Rabu. Menurut survei Bloomberg sebelum laporan badan administrasi energi AS, persediaan minyak mentah AS kemungkinan turun 1,5 juta barel pekan lalu. Namun, stok minyak AS tetap lebih tinggi 100 juta barel di atas rata-rata lima tahun terakhir.

Pasar sedang menunggu referendum di Inggris di tengah kekhawatiran bahwa Brexit akan memicu gejolak di pasar global. Referendum akan digelar pada 23 Juni 2016.

Rifan Financindo Berjangka?-?Harga minyak dunia?akhirnya berbalik melonjak pada sesi perdagangan hari ini, setelah kelompok industri American Petroleum Institute (API) melaporkan adanya penurunan persediaan. API juga menyampaikan sejak pekan lalu, saham AS jatuh terimbas pergerakan fluktuatif komoditas energi.

Dilansir CNBC, Rabu (22/6/2016) harga minyak Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Agustus mengalami kenaikan sebesar 28 sen pada level USD50,24 per barel di pukul 4:35 EDT. Sedangkan minyak Brent untuk pengiriman Agustus bertambah 35 sen menjadi USD50,95 per barel.

Sebelum rilis data dari API, harga minyak sempat tertekan di tengah spekulasi masa depan Inggris bersama Uni Eropa. Kemudian harga minyak bangkit dari kerugian dipicu rebound harga bensin dan penurunan produksi kilang AS.

Royal Dutch Shell dikabarkan menutup produksi bensin fluidic katalitik di kilang Deer Park, Texas yang mampu memproduksi 316,600 barrel per hari (bpd). Hal ini membuat harga bensin turun ke wilayah positif. Pemulihan harga bensin membuat harga minyak mentah berjangka balik melonjak dari kerugian.

Sebelumnya saat minyak turun sebesar 2%, investor mengambil keuntungan pada reli dua hari ketika spekulasi perginya Inggris dari Uni Eropa dalam referendum tengah pekan ini sedikit mereda.( Mbs – PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA )

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/minyak-terpantau-melemah/

Sumber :http://ekbis.sindonews.com/read/1118703/35/harga-minyak-dunia-berbalik-melonjak-terdorong-data-api-1466556314