Pembunuh Anggota TNI AL di Lampu Merah Tugu Tani Dibekuk

ILUSTRASI. FOTO: Pixabay.com

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Jakarta?Aparat Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap prajurit TNI AL, Letnan Kolonel Anton Budiono?.

Pelaku adalah AK alias Wawan Bin Asman Rasidi (28). ia dibekuk di kediaman pamannya di Kota Bambu Selatan, RT 7/RW 4, Palmerah, Jakarta Bar?at, Jumat (22/7) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, ?saat petugas menyambangi kediaman pamannya, Wawan langsung bersembunyi di atas plafon. Beruntung petugas jeli dan berhasil menemukan Wawan.

“Saat digeledah dari saku celana tersangka ditemukan dompet milik korban. Kemudian di kamar mandi ditemukan ponsel Xiaomi milik korban,” kata Awi saat dihubungi, Senin (25/7).

Setelah itu, polisi lantas menggiring Wawan ke kediamannya tak jauh dari lokasi penangkapan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan surat-surat dan tas selempang milik Letkol Anton.

“Ada kartu tanda anggota, dan segala surat pribadi milik korban,” terang Awi.

Sementara itu, diketahui dalam tas Letkol Anton terdapat senjata api ?merek Fegarmi. Menurut Awi, Wawan menjualnya kepada penadah sebesar Rp 3 juta. “Kini dua orang penadahnya sedang diburu,” imbuh Awi.

?Sebelumnya diketahui, Letkol Anton tewas di lampu merah Tugu Tani, Jakarta Pusat, 23 April sekitar pukul 05:30 WIB. Saat itu, Wawan menggunakan motor Mio putih plat B 6148 PJD memepet dan menendang motor Letkol Anton hingga terjatuh.

Letkol Anton saat jatuh, kepalanya terbentur di trotoar dan mengalami pendarahan yang cukup parah. Letkol Anton lantas meninggal di tempat.

Wawan sendiri, saat itu berpura-pura menolong Letkol Anton. Kemudian pelaku mengambil tas selempang warna hitam milik korban, yang berisi senjata api merek Fegarmi, dompet, ponsel Xiaomi, serta surat-surat penting. Setelah itu, Wawan naik kembali ke motornya lalu kabur melarikan diri?.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?jpnn.com