Persediaan Merosot, Harga Minyak Terus Melambung

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Harga minyak mentah terus menguat ke Asia pada Kamis pagi karena stok minyak mentah AS menurun secara tak terduga yang berarti merupakan penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Minyak mentah untuk pengiriman November di New York Mercantile Exchange naik 0,46% menjadi $ 45,55 per barel. Di tempat lain di ICE Futures Exchange di London, minyak Brent untuk pengiriman November berakhir pada $ 47,08 per barel, turun 0,08%.

Semalam, minyak berjangka West Texas Intermediate memperpanjang keuntungan dengan melonjak ke level tertinggi intraday di perdagangan Amerika Utara pada Rabu malam setelah data menunjukkan bahwa pasokan minyak di AS jatuh tak terduga.

Badan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya bahwa cadangan minyak mentah turun 6,2 juta barel dalam pekan yang berakhir 16 September. Analis pasar memperkirakan adanya peningkatan stok minyak mentah sebanyak 3,2 juta barel, sedangkan American Petroleum Institute pada Selasa malam melaporkan persediaan menurun 7,5 juta barel.

Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman utama untuk minyak mentah Nymex, naik 0,526 juta barel pekan lalu, kata EIA. Jumlah persediaan minyak mentah AS berada di 504,6 juta barel pada pekan lalu.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa persediaan bensin turun sebanyak 3,204 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 0,567 juta barel, sedangkan stok distilat naik 2,238 juta barel, dibandingkan dengan perkiraan untuk peningkatan 0,250 juta.

Pedagang minyak kembali mengalihkan fokus mereka dan menunggu negara-negara penghasil minyak utama untuk membekukan produksi untuk mendukung pasar ketika mereka bertemu pekan depan. Anggota OPEC, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan eksportir minyak mentah Timur Tengah besar lainnya, akan bertemu produsen non-OPEC yang dipimpin oleh Rusia pada pembicaraan informal di Aljazair antara 26 dan 28 September.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?financeroll