Polwan Cantik Tunggui Anak Dijemput Orang Tua, Mobil Pentas Ngetem di SDN 19 Dayun

Polwan Cantik Tunggui Anak Dijemput Orang Tua, Mobil Pentas Ngetem di SDN 19 Dayun

Rabu, 3 Agustus 2016 22:27

Polwan Cantik Tunggui Anak Dijemput Orang Tua, Mobil Pentas Ngetem di SDN 19 Dayun
tribunPekanbaru/Mayonal Putra
Polwan dari Satlantas Polres Siak meminjamkan buku-buku kepada murid SDN 19 Dayun, Rabu (3/8/2016) siang di halte sekolah itu.

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?TRIBUN PEKANBARU SIAK ?Sepulang sekolah, murid-murid SDN 19 Dayun, Kabupaten Siak disambut Polwan-polwan cantik, Rabu (3/8/2016). Murid-murid dipinjamkan buku-buku menarik, sembari mereka menunggu dijemput orang tuanya.

Polwan-polwan dari Satlantas Polres Siak itu tampak begitu ramah dan penuh senyum. Mereka menjaga murid-murid itu sampai semuanya dijemput oleh orang tua masing-masing. Sembari menunggu, Polwan menyuguhkan buku bacaan seperti majalah anak, komik pendidikan dan buku-buku lain yang menarik dibaca oleh anak.

Aksi tersebut membuat murid-murid SDN 09 Dayun tampak senang. Selain dapat membaca buku, murid-murid itu juga sangat gembira bisa berfoto bersama Polwan-polwan cantik. Tak ayal, kalau murid-murid itu berkeinginan menjadi polisi kelak.

“Anak-anak sangat senang, ada pula yang ingin jadi polisi melihat kita memberikan pelayanan kepada mereka,” kata Kasat Lantas Polres Siak AKP Galih Apria.

Ia menerangkan, aksi tersebut merupakan program mobil Pendukung Keselamatan Berlalu Lintas (Pentas) Satlantas Polres Siak. Mobil Pentas ini beroperasi minimal 2 kali seminggu pada sekolah yang berbeda. Mobil pentas ini sengaja ngetem di halte SDN 19 Dayun menunggu murid-murid pulang sekolah.

“Di sekolah ini banyak anak-anak yang menunggu jemputan dari orang tua sepulang sekolah. Mereka menunggu di halte itu. Orang tua mereka kebanyakan petani. Sembari itu kita hadir menemani mereka, menjaga keselamatan mereka sampai semua dijemput orang tua,” kata dia.

Jika murid terlalu lama menunggu, pihaknya yang mengantarkan pulang ke rumah. “Jadi kasihan kalau anak-anak ini lama dijemput orang tuanya,” kata dia.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber :?http://pekanbaru.tribunnews.com/