Pound Menguat Seiring U.K. Menunda Kampanye di Uni Eropa untuk Hari Kedua

PT. Rifan Financindo Berjangka – Pound menguat seiring kampanye mengenai apakah Inggris harus meninggalkan atau bertahan di Uni Eropa dihentikan untuk hari kedua dan jajak pendapat dalam referendum yang akan dilakukan pada pekan depan ditunda.

Kampanye dihentikan setelah pembunuhan terhadap anggota parlemen Jo Cox di U.K. saat ia bertemu konstituen di daerah pemilihan nya di West Yorkshire di utara Inggris. Sterling menguat terhadap semua mata uang kecuali 1 dari 16 mata uang utama lainnya terkait Dana Moneter Internasional mengatakan pihaknya menunda rilis yang direncanakan mengenai implikasi dari Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, sementara pemungutan suara pada perusahaan BMG mengatakan akan menunda survei referendum yang akan dirilis pada hari Jumat selama 24 jam.

Pound telah menjadi salah satu ukuran dari sentimen dalam referendum. Kemarin, poundsterling jatuh ke level dua bulan terendahnya terhadap dolar karena jajak pendapat telah diperketat dan pejabat Bank of England (BOE) menegaskan peringatan tentang risiko Brexit bagi perekonomian Inggris Raya.

Pound naik 0,5 % ke level $ 1,4275 pada pukul 09:04 pagi waktu London setelah kemarin jatuh ke level $ 1,4013, yang merupakan level terendah sejak 6 April. Mata uang U.K. menguat 0,3 % ke level 78,82 pence per euro. (knc)

Sumber : Bloomberg