PRE OPENING: IHSG BERPELUANG LANJUTKAN PENGUATAN

shadow

Financeroll?- ?Akhir pekan ini, diperkirakan IHSG masih akan bergerak?rebound?menguat. Trading range dalam kisaran 5,050 ? 5,126. Jika dilihat dari data mingguan, Indeks ?telah mencapai level upper bollinger band dan support mingguan berada di kisaran standar deviasi +1 dari MA20 weekly di kisaran 5,030.

IHSG berpeluang ?berada pada rentang support 5025-5035 dan resisten 5075-5095. Spinning dekati lower bollinger band (LBB ). MACD cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William?s %R melanjutkan penurunan.?? Laju IHSG mampu bertahan untuk tidak masuk pada kisaran target support (5025-5035) seiring adanya daya beli yang menahan pelemahan.

?Dengan asumsi pembelian masih akan berlanjut maka laju IHSG akan berpeluang kembali melanjutkan penguatannya. Namun demikian, tetap cermati sentimen yang ada terutama jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan sentimen dari sidang MK untuk melakukan sell-off.

Jika IHSG ?diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Jangka pendek indeks membentuk flag pattern. Indeks masih dalam fase konsolidasi dan bergerak mixed pada perdagangan kemarin. Hari ini Indeks masih akan bergerak mixed to up coba menguji resistance terdekat di level 5.075. Indeks bergerak di kisaran support 5.050 dan resistance 5.075.

Dari dalam negeri, cadangan devisa Juli 2014 diprediksi mencapai USD 109 miliar-USD 110 miliar. Secara umum, prediksi itu setara dengan 6,3 bulan dari pembayaran impor dan pelunasan utang luar negeri pemerintah. Bank Indonesia (BI) sendiri akan mengumumkan realisasi devisa pekan ini. Jika realisasidevisa tersebut sejalan dengan ekspektasi, implikasinya diprediksi akan positif bagi pasar.

Setelah bergerak melemah akhirnya IHSG dapat kembali mencicipi teritori hijau meski di tengah laju bursa saham Asia yang mayoritas memerah. Meski Rupiah masih melanjutkan pelemahannya dan asing yang masih melepas saham, tidak menghalangi IHSG bertengger di zona hijau dengan dukungan hampir mayoritas indeks sektoral yang menghijau, terutama pertambangan yang secara persentase memimpin penguatan. Tidak hanya itu, pernyataan Menkeu yang percaya diri bahwa Indonesia tidak akan bernasib seperti Argentina, turut direspons positif.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5068,72 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5043,53 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5066,98. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.

Sementara untuk pasar saham AS mengalami koreksi seiring respons keras Rusia atas sanksi-sanksi negara Barat. Koreksi dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,46% dan indeks S&P500 sebesar -0,56%.? Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,?seiring meningkatnya ketegangan antara negara Barat dan Rusia. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar -1,26% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan ? 0,38%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik +0,04% ke level USD 97,38 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,04% ke posisi USD 1.312 per troy ounce.

Sumber ?:?http://financeroll.co.id/news/pre-opening-ihsg-berpeluang-lanjutkan-penguatan-2/