Prospek Ekonomi AS Lesu, Dolar Terus Terpuruk

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA?? Dolar jatuh terhadap yen dan sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu malam, karena lemahnya data sektor jasa AS merapuhkan prospek ekonomi dan mengangkat keraguan mengenai apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Index dolar AS jatuh ke posisi terendah 94,68, yang merupakan posisi terlemah sejak 26 Agustus. USD / JPY melemah 0,53% di 101,47. Euro stabil, dengan EUR / USD pada 1,1249 karena para pedagang melihat ke depan untuk pertemuan Bank Sentral Eropa hari Kamis. Sterling melemah, dengan GBP / USD turun 0,41% menjadi 1,3384 setelah data menunjukkan bahwa output manufaktur Inggris turun pada laju tercepat dalam satu tahun pada bulan Juli.

Dolar terbenam setelah sebuah laporan pada hari Selasa dari Institute for Supply Management menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa melambat pada bulan Agustus ke level terendah sejak awal 2010.

Data yang lemah, datang setelah laporan pekerjaan AS yang loyo pekan lalu, yang membebani prospek ekonomi AS dan menunjukkan bahwa Fed mungkin akan menunda untuk menaikkan suku bunga lebih lama lagi.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber : financeroll