Rifan Financindo | 180 UMKM Binaan Pertamina Ikut Pelatihan Bisnis Online

Rifan Financindo | 180 UMKM Binaan Pertamina Ikut Pelatihan Bisnis Online

Rifan Financindo – Jakarta Pertamina kembali melatih 180 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah agar sukses dalam berbisnis di media sosial, terutama Instagram pada minggu lalu. Pelatihan daring ini diinisiasi oleh Pertamina dan Tim Rumah Kreatif BUMN (RKB) Palangkaraya, Kalimantan Tengah dengan tema “Laris Manis Jualan via Instagram”.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, Pertamina terus meningkatkan kapasitas mitra binaan Pertamina agar bisa bangkit pasca COVID-19.

“Sebagai BUMN, Pertamina terus berkomitmen untuk membina dan mengembangkan UMKM sebagai sokoguru perekonomian bangsa agar terus adaptif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2020).

Adapun pelatihan ini diisi oleh salah satu pakar IT Development, Website, & Aplikasi Mobile Frengklin Matatula. Para peserta dilatih mengenai teknik penyampaian pesan kepada followers Instagram seperti pengaturan konten, visualisasi, size, dan rasio foto di feed maupun story.

Frengklin menjelaskan, konten yang disajikan haruslah memberikan visual menarik dan penjelasan yang detail dimana nantinya konten tersebut harus diupload secara rutin minimal 1-2 konten sehari, lalu diberikan hashtag yang relevan dengan produk yang dipromosikan.

“Selain isi dari kontennya, size dan rasio foto juga perlu diperhatikan. Size dan ratio yang ideal untuk membuat feed adalah 4:5 sedangkan untuk story adalah 9:16,” jelasnya.

Dalam memperindah foto yang akan di upload, beberapa aplikasi juga bisa dimanfaatkan seperti SCRL, Storylab, Hype Type, dan Unfold, untuk membantu mempercantik foto yang akan diupload. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui App Store atau Play Store.

Selain itu, para pelaku UMKM juga dapat mencari referensi konten yang menarik, salah satunya melalui fitur explore di Instagram yang menyediakan berbagai referensi konten. Fitur explore ini juga dapat memperluas kesempatan kolaborasi dengan content creator, serta mengetahui tren yang saat ini sedang hits di media social.

“Social media saat ini berperan penting dalam penjualan produk UMKM. Namun untuk optimalnya penjualan produk, disamping konten yang bagus dan menarik, jumlah followers juga sangat menentukan jumlah penjualan produk di Instagram,” jelasnya.

Lebih lanjut, Frengklin mengatakan, jumlah followers yang dimaksud tentunya harus followers yang organik atau followers dengan akun yang real.

“Hindari membeli followers fiktif untuk menunjukkan seolah-olah followers instagram sudah banyak,” ujarnya..

Pelatihan ini juga mendapat respon baik dari para pelaku UMKM. Mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihannya dan berharap kedepannya akan lebih banyak pelatihan yang diadakan. Bahkan, salah satu peserta pelatihan dari Palangkaraya Siti Muslichatun berharap pelatihan seperti ini agar rutin diadakan, sehingga pelaku UMKM seperti dirinya bisa terus berkembang dan inovatif terutama dalam memasarkan produknya. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : finance.detik