0

Rifan Financindo | Harga Emas Berjuang Naik Ke 1500 Jelang Kebijakan ECB

Rifan Financindo – Harga emas naik, terangkat oleh ekspektasi pelonggaran moneter bank-bank sentral di sejumlah negara serta risiko perlambatan global. Dari grafik di bawah ini, tampak XAU/USD berhasil naik 0.71 persen ke 1,495.93, meskipun Dolar AS juga sedang menguat.

xauusd

Sementara itu, harga emas spot naik 0.6 persen ke $1,494.90 per ounce pada pukul 17:39 GMT, setelah sempat terjun ke level terendah sejak 13 Agustus di angka $1,483.90 pada sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas futures di Comex New York juga mendulang kenaikan 0.3 persen ke level 1,503.20 per ons.

Menantikan Kebijakan ECB Besok

Para investor kini sedang memusatkan perhatian pada kebijakan ECB yang akan diumumkan besok sore. Bank sentral Eropa tersebut diekspektasikan memotong suku bunganya dan memperkenalkan metode pelonggaran moneter baru, demi menyelamatkan Zona Euro dari risiko perlambatan moneter.

Suku bunga yang lebih rendah umumnya menandakan sikap bank sentral untuk menanggulangi kondisi buruk dalam perekonomian, sehingga bisa mengarah pada aksi penghindaran risiko yang menguntungkan bagi harga emas.

“Jika ECB mengumumkan pemotongan suku bunga atau menambah likuiditas, maka harga logam-logam mulia akan terdorong naik dan memberikan tone yang positif bagi emas,” kata Chris Gaffney, Presiden TIAA Bank.

“Suku bunga yang rendah dan perlambatan pertumbuhan global telah membantu emas untuk mendapatkan permintaan. Ia (harga emas) tinggal menunggu untuk naik lagi ke 1,500, asalkan ada kenaikan dalam tensi (geopoitik) dan ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih banyak,” tambah Gaffney.

ECB bukan satu-satunya bank sentral yang akan menentukan kebijakan bulan ini. The Fed AS dan Bank of Japan (BoJ) diproyeksi akan mengadopsi pelonggaran moneter serupa dalam rapat masing-masing minggu depan. Meski demikian, Gaffney berpendapat jika The Fed belum perlu untuk memangkas suku bunga hingga 50 basis poin.  ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo
Sumber : seputarforex
 

Tinggalkan Balasan