Rifan Financindo | Harga Emas Bertahan Di Atas 1500 Akibat Suramnya Negosiasi AS-China

Rifan Financindo  – Harga emas naik dan bertahan di atas level psikologis $1,500, berkat meningkatnya permintaan investor atas aset safe haven. Macetnya negosiasi perdagangan AS-China menimbulkan kekhawatiran jika pertumbuhan ekonomi global akan terimbas.

Memasuki sesi perdagangan Senin (12/Agustus) malam, harga emas spot naik 0.5 persen ke $1,504.55 per ounce pada pukul 12:02 GMT, tertahan di dekat level tinggi enam tahun di kisaran $1,510. Sedangkan harga emas futures di Comex New York untuk pengiriman Desember, naik 0.6 persen ke $1,517.40 per ounce.

Kenaikan hampir 0.6 persen juga tampak pada grafik XAU/USD berikut ini. Harga emas naik ke level 1,505.81, masih di kisaran level tinggi tiga hari. Dalam kurun waktu setahun terakhir, harga emas sudah melejit sebanyak 17 persen.

xauusd

Peluang Kenaikan Harga Emas Terbuka Lebar

Jumat lalu (09/Agustus), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa saat ini ia belum siap untuk membuat kesepakatan apapun dengan China. Ia malah mempertanyakan penting tidaknya pertemuan bulan September mendatang. Para investor menginterpretasikan hal itu sebagai sinyal untuk menjauh dari aset-aset risiko tinggi, sehingga harga emas pun semakin mahal.

“(Ada suatu) Kekhawatiran akan melambatnya ekonomi global, dan pembicaraan perdagangan (antara AS dan China) tidak menunjukkan kemajuan terbaik,” demikian penjelasan analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa, mengenai isu yang mendasari meningkatnya permintaan emas sebagai aset safe haven. Ia menambahkah bahwa logam mulia tersebut masih punya peluang untuk mendulang kenaikan harga lebih lanjut.

Dalam catatan analisisnya hari ini, MKS PAMP juga menuliskan bahwa absennya sinyal penurunan tensi konflik AS-China memberikan kesempatan bagi emas untuk terus membangun momentum. Selain itu, reli emas semakin terbantu oleh antisipasi terhadap perlambatan pertumbuhan global dan kebijakan dovish bank-bank sentral di sejumlah negara.  ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex