Rifan Financindo | Harga Emas Sulit Naik, Terganjal Kuatnya Pasar Saham

Rifan Financindo – Beberapa jam jelang pengumuman FOMC, harga emas terpantau stabil dengan kecenderungan melemah. Namun, emas futures di Comex New York volatile menantikan petunjuk mengenai tingkat suku bunga The Fed. Harga emas futures untuk pengiriman Juni jeblok 10 sen ke $1,285.60 per ounce, dan diperdagangkan di antara Low $1,279.20 dan High $1,287. Sementara itu, harga emas spot juga turun 0.1 persen ke $1,282.56 per ounce, setelah sempat terjun ke $1,277.38 di sesi perdagangan sebelumnya.

emas

Konsensus memperkirakan The Fed akan mempertahankan tingat suku bunganya bulan ini. Pidato Ketua The Fed Jerome Powell akan lebih diperhatikan karena diharapkan dapat menyediakan petunjuk tentang bagaimana kelanjutan siklus pengetatan moneter kali ini.

Sebelumnya, para pejabat The Fed telah menekankan perlunya bersabar untuk kembali menaikkan suku bunga. Sebagian mengasumsikan pernyataan tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed tak akan menaikkan suku bunga lagi sampai ada kepastian Outlook ekonomi. Sejumlah ekonom mengekspektasikan bahwa tingkat suku bunga acuan akan dipertahankan hingga akhir 2020. Namun, beberapa pelaku pasar justru meyakini potensi pemotongan suku bunga (Rate Cut) The Fed.

Baca Juga :
  • PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
  • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
  • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
  • RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
  • PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
  • RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
  • RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
  • RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
  • PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
  • PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
  • RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
  • PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
  • PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
  • PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
  • PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
  • RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.

Trader Emas Lebih Fokus Ke Pasar Saham

Proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed tak pelak membuat Dolar AS melemah. Sekalipun demikian, harga emas tak serta merta menguat. Menurut analis, itu karena pasar ekuitas kini lebih diperhatikan oleh para trader emas.

Harga Emas Sulit Naik, Terganjal Kuatnya Pasar Saham

Harga emas menguat di sesi perdagangan Selasa (30/April) malam ini, ditunjang oleh melemahnya Dolar AS walaupun indikator konsumen dan perumahan AS cukup positif. Pasalnya, para investor lebih menantikan pengumuman kebijakan suku bunga The Fed pekan ini. Mereka berharap mendapatkan petunjuk lebih lanjut soal kemungkinan pemotongan suku bunga (Rate Cut), terutama karena inflasi AS dinilai melambat.

Saat berita ini ditulis, garga emas spot naik 0.3 persen ke $1,282.96 per ounce, sementara harga emas futures di Comex juga naik 0.3 persen ke $1,284.90 per ounce.

dolar as emas

“Indeks Dolar AS menurun dan menunjukkan loss yang signifikan hari ini, setelah mencapai level tinggi dua tahun pada Jumat pekan lalu. Kondisi ini mendukung pasar logam mulia,” tutur Jim Wyckoff, analis senior di Kitco.

Menantikan Sinyal The Fed

Rapat FOMC menjadi event yang paling dinantikan oleh para trader minggu ini. Pengumuman mengenai suku bunga dan Outlook kebijakan moneter bank sentral AS tersebut akan diumumkan pada Kamis (02/Mei) dini hari.

“Rapat The Fed akan menjadi menarik, karena jika mereka mengatakan bahwa tak akan ada perubahan kebijakan atau mengisyaratkan sentimen dovish, maka harga emas dapat mendulang sedikit kenaikan,” kata Edward Meir, analis INTL FCStone.

“Akan tetapi, jika mereka ‘mengubah’ (pandangan) sedikit saja… maka harga emas dapat tertekan karena Dolar AS akan melonjak. Jadi, pasar menantikan hal ini,” tambah Meir.

Sementara itu, para analis Standard Chartered mencatat bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk terkonsolidasi di level rendah, menuju kisaran $1,285 per ounce di kuartal kedua. Namun setelah itu, harga emas akan pulih dan naik ke kisaran $1,325 per ounce di kuartal keempat. Proyeksi ini semakin memungkinkan di tengah perkiraan pasar yang semakin yakin jika The Fed akan memotong suku bunganya tahun ini. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex