Rifan Financindo | Harga Emas Tergelincir Akibat Optimisme Dagang AS-China

Rifan Financindo – Harga emas turun ke level terendah satu pekan di hari Selasa (15/April) dini hari ini, walaupun Dolar AS sedang melemah. Hal itu karena Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa ia berharap Washington dan Beijing akan mendekati “putaran final” negosiasi, dalam menyelesaikan masalah perdagangan yang berujung pada perang tarif impor.

Sinyal-sinyal yang menunjukkan bahwa dua ekonomi terbesar dunia ini akan segera mengakhiri pertikaian dagang mereka, mengarahkan sentimen pasar ke aset berisiko lebih tinggi. Tentunya, sebagai aset safe haven, harga emas turun karena ditinggal pembeli.

“Secara keseluruhan, orang-orang tidak terpesona dengan emas. Mereka tak melihat adanya potensi kenaikan (harga) pada logam mulia tersebut,” ungkap Miguel Perez-Santalla, analis emas di Heraeus Metal Management di New York.

Emas juga makin kehilangan alasan untuk naik harga, setelah data ekonomi AS pekan lalu menunjukkan kenaikan harga barang impor di kuartal pertama 2019. Selain itu, data ekspor China juga menunjukkan perkembangan yang positif.

Akibatnya, saat berita ini ditulis, harga emas spot turun 0.2 persen $1,287.34. Sedangkan harga emas futures di Comex New York terjun 0.4 persen ke $1,290.60. Grafik XAU/USD harian berikut ini juga menampilkan penurunan 0.19 persen ke 1,288.03, melanjutkan penurunan tajam yang terbentuk pada tanggal 11 April. Sebagai informasi, emas minggu lalu merosot signifikan gara-gara Dolar AS yang mengalami penguatan, serta antisipasi pasar terhadap kebijakan dovish bank sentral negara-negara mata uang mayor.

xauusd

Sementara itu, menurut pandangan analis teknikal, volume perdagangan emas minggu ini akan sangat lambat seiring dengan melemahnya fluktuasi harga. Bahkan, pergerakan harga emas diperkirakan tidak terlalu volatile karena pelaku pasar akan berkurang menjelang libur Paskah.

“Harga emas sedang menuju ke level support 1,280. Orang-orang sedang mengantisipasi bahwa jika harga turun ke level ini dan para buyer kembali masuk, maka kemungkinan akan tercipta Short-Term Bottom yang membuka peluang untuk mulai mengejar emas,” kata Michael Matousek, analis emas US Global Investors kepada Reuters.

( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo

Sumber : seputarforex