Rifan Financindo | Harga Emas Tergelincir Pasca Rilis Kebijakan ECB

rifan-pekanbaru.com

Rifan Financindo – ECB yang batal mengetatkan kebijakan moneternya gara-gara perlambatan ekonomi Zona Euro dan akan meluncurkan stimulus baru, membuat harga emas turun secara tak langsung. Harga emas spot turun 0.15 persen ke $1,284.65 per ounce, diperdagangkan dekat dengan level rendah lima pekan di $1,280.70 yang tersentuh pekan ini. Begitupula dengan harga emas futures di Comex New York, yang turun 0.19 persen ke $1,285.20. XAU/USD juga turun tipis 0.02 persen ke 1285.49, dalam kecenderungan yang flat.

xu

ECB Berbalik Dovish, Dolar AS Menguat

Penghentian pembelian obligasi ECB pada bulan Desember 2018 lalu rupanya tak berlanjut dengan kenaikan suku bunga. Alih-alih, Gubernur Mario Draghi dan rekan-rekannya justru akan meluncurukan stimulus baru berupa TLTRO. Selain itu, proyeksi tingkat pertumbuhan Zona Euro pun dipotong dari 1.7 pada Desember lalu, menjadi 1.1 persen bulan ini.

Pasca laporan tersebut, Euro langsung jeblok. Sebaliknya, Dolar AS langsung melesat, dengan Indeks Dolar AS (DXY) yang naik 0.4 persen ke 97.24, level tertinggi sejak tanggal 28 November. (Baca juga: Kebijakan ECB Berubah Dovish, Euro Jatuh)

“Euro yang terjun bebas mendongkrak Indeks Dolar untuk naik begitu saja, sehingga (Secara tak langsung) turut membebani harga emas. Emas langsung kehilangan semua perolehannya setelah ECB mengumumkan kebijakan moneternya,” ungkap Tai Wong, analis logam mulia di BMO.

Fokus Ke NFP AS Besok

Selanjutnya, para investor fokus ke data Non Farm Payroll AS yang akan dirilis pada Jumat malam esok. Data tersebut akan menyediakan sinyal untuk menjadi salah satu parameter kekuatan ekonomi AS dan pengaruhnya pada kebijakan suku bunga The Fed ke depan. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo
Sumber : seputarforex