Rifan Financindo – Terungkap! Skema Bagi Pengangguran yang ‘Digaji’ Jokowi

Rifan Financindo – Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam janji kampanye saat ‘melawan’ Prabowo Subianto mengaku siap mengeluarkan tiga kartu baru.

Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah.

Khusus untuk Kartu Pra Kerja, Jokowi sudah memiliki skema khusus.


Terungkap dari dokumen resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (7/11/2019), Kartu Pra Kerja ini diberikan kepada para fresh graduate yang ingin mencari kerja dan yang terkena PHK.

Dananya mencapai Rp 10 triliun dengan target diberikan kepada 2 juta peserta.

WhatsApp Image 2019-10-03 at 17.36.31

Skemanya berupa training yang diberikan secara cuma-cuma dan mendapatkan insentif khusus. Training ini diberikan secara digital kepada 1,5 juta peserta dan secara regular (tatap muka) kepada 500 ribu peserta.

Fresh graduate akan mendapatkan pendidikan ‘skilling’ untuk meningkatkan keahlian. Dan para pekerja yang kena PHK akan diberikan skema ‘re-skilling’ untuk mempersiapkan masuk kembali ke dunia kerja.

Skema Digital dan Regular

Skema digital akan diberikan training dan insentif dengan menggunakan platform digital seperti GoJek dan Tokopedia. Bentuknya online (e-learning).

Sedangkan untuk regular diberikan training dan sertifikat melalui LPK (Lembaga Pendidikan Kursus) dan training di industri atau pabrik. Regular ini akan mendapatkan sertifikat, hingga insentif.

Rekrutmen bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kartu pra kerja akan dilakukan secara terbuka. Rencananya pengangguran akan diberikan pemasukan antara Rp300-500 ribu per bulan, untuk tiga bulan saja dimulai tahun 2020.


Pemerintah menargetkan ada 2 juta orang pengangguran yang menerima gaji dari pemerintah sembari menunggu mendapatkan pekerjaan. Pemerintah akan menggandeng platform dompet digital atau e-wallet untuk penyaluran gaji para peserta. (dru)