Rifanfinancindo | Harga Bawang Putih di Kulon Progo Meroket

f9065085-41c0-46e7-8889-2f9c0968da64_169
Rifanfinancindo  – Kulon Progo Harga bawang putih di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kulon Progo melonjak drastis dalam tiga hari belakangan. Sebelumnya harga bawang putih antara Rp 32 ribu hingga Rp35 per kilogram. Namun sejak awal Februari ini, sudah di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per kilogramnya.

“Kenaikan baru tiga hari belakangan, katanya pasokan agak tersendat,”jelas Pedagang bumbu di Pasar Wates, Kulon Progo Wasirah, di Pasar Wates, Senin (3/2/2020).

Bawang Sinco, kata dia, sebelumnya dijual di kisaran Rp 32-35 ribu per kilogramnya. Namun saat ini sudah di angka Rp 48-50 ribu per kilogramnya. Kenaikan juga terjadi untuk jenis kating yang meningkat dari Rp 36 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogramnya.

“Tiga hari ini naik terus, kita hanya mengikuti saja,”jelasnya.

Pedagang bawang yang lain, Susilowati mengatakan dampak kenaikan harga menjadi penjualannya menurun. Jika sebelumnya setiap hari bisa menjual hingga 10 kilogram, kini hanya sekitar 5 kilogram saja. Kenaikan harga menjadikan konsumen mengurangi pembelian.

“Dampaknya penjualan juga menurun sampai setengahnya,”jelasnya.

Susilowati mengaku tidak memiliki banyak stok bawang putih. Dia memilih menunggu untuk harga stabil. Jika saat ini menumpuk dengan harga fluktuatif, dia khawatir justru akan merugi.

“Tidak berani menyetok banyak takut malah rugi,”jelasnya.

Sementara itu pedagang bakso, Hartono mengaku kenaikan harga bawang menjadikan harga jual baksonya ikut naik. Jika satu butir bakso dijual Rp200 kini meningkat hingga Rp250. Hal itu dilakukan agar dia tidak merugi. Apalagi harga daging sapi juga masih bertahan di harga tinggi.

“Terpaksa kita ikut naikkan (harga bakso). Saya hanya jual bakso bulat tidak dengan kuah,”terangnya. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : finance.detik