Rifanfinancindo | Harga Emas Turun Ke Bawah 1500, Powell Diharapkan Dovish

Rifan Financindo  –  Harga emas turun di sesi perdagangan Jumat (2/Agustus) dini hari, berjuang mempertahankan level psikologis $1,500. Sejak kemarin hingga saat ini, harga emas jatuh-bangun karena pasar menunggu komentar Ketua The Fed Jerome Powell, guna mendapatkan petunjuk lebih jauh tentang pelonggaran moneter The Fed. Harga emas spot turun 0.3 persen ke $1,498 per troy ons pada pukul 13:20 GMT. Sedangkan harga emas futures di Comex New York, turun 0.5 persen di $1,507.95.

Grafik XAU/USD di bawah ini menunjukkan penurunan harga emas sebesar 0.21 persen ke 1,499.25. Secara umum, pergerakan XAU/USD terkonsolidasi dalam rentang harga yang terbentuk sejak tanggal 8 Agustus.

xauusd

Notulen FOMC untuk pertemuan bulan Juli yang dirilis kemarin menunjukkan sentimen sedikit hawkish. Kendati menurunkan suku bunga, para pejabat The Fed mengatakan bahwa langkah tersebut hanyalah sebuah tindak antisipasi; bukan sebuah permulaan siklus pelonggaran moneter seperti yang pernah terjadi pasca krisis finansial 2008.

 

Harga Emas Bullish Jika Komentar Powell Mengecewakan

Rilis notulen rapat The Fed tersebut tak memberikan dampak yang signifikan bagi pasar, karena mereka menggantungkan ekspektasi kepada petunjuk dari Jerome Powell, yang dijadwalkan untuk menyampaikan pidato pada Jumat malam nanti. Pasar masih mengekspektasikan bahwa The Fed akan memotong suku bunga sebanyak 25 basis poin lagi.

“Kondisi ekonomi global jelas memburuk sejak rapat FOMC pada bulan Juli, dan para pelaku pasar masih mengharapkan pernyataan dovish, yang kemungkinan akan disampaikan pekan ini di simposium Jackson Hole,” kata Petr Krpata, Ahli Strategi di ING.

Seiring dengan itu, muncul pula spekulasi bahwa nada pernyataan Powell akan meleset dari ekspektasi pasar. Jika terbukti, analis OANDA Jeffrey Halley memperkirakan bahwa harga emas akan mengambil keuntungan dan bergerak bullish hingga menembus level $1,585. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo
Sumber : seputarforex