Rifanfinancindo | Harga Emas Turun Pasca Kenaikan NFP AS

Rifanfinancindo – Harga emas turun di sesi perdagangan Jumat (01/Februari) malam, setelah Non Farm Payroll (NFP) AS dilaporkan naik melebihi ekspektasi.

Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan, Non Farm Payrolls (NFP) AS melesat ke 304,000 di bulan Januari 2019, mematahkan ekspektasi ke level 165,000, serta mengalahkan NFP bulan sebelumnya yang direvisi turun menjadi 222,000. Kendati NFP AS naik, Tingkat Pengangguran justru mengindikasikan sinyal negatif, diperkirakan gara-gara Government Shutdown beberapa waktu lalu. Tingkat Pengangguran AS bulan Januari 2019 naik tipis 0.1 persen menjadi 4 persen.

Baca Juga :
  • PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
  • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
  • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
  • RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
  • PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
  • RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
  • RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
  • RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
  • PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
  • PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
  • RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
  • PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
  • PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
  • PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
  • PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
  • RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.

Menyusul laporan tersebut, Dolar AS pun menguat, terutama terhadap mata uang safe haven seperti Yen dan Franc Swiss. Meskipun para analis yakin bahwa data ketenagakerjaan AS tersebut tak bakal mengubah pandangan dovish The Fed, tetapi harga emas tetap terkoreksi. Dari grafik harian XAU/USD di bawah ini, tampak bahwa harga emas turun 0.28 persen ke 1,317.47, turun dari level tinggi 1,325 yang tercapai di sesi perdagangan sebelumnya.

xu

 

The Fed Akan Tetap Dovish, Harga Emas Masih Cerah

Fawad Razaqzada, analis Forex.com mengatakan kepada MarketWatch, “Bagaimanapun, laporan Ketenagakerjaan AS tak akan banyak mengubah sesuatu yang sudah ditetapkan oleh The Fed sejauh ini, karena mereka sebelumnya memang telah mengekspektasikan bahwa pasar tenaga kerja masih akan menguat.”

Sebagai informasi, harga emas mendulang kenaikan sampai 3 persen bulan lalu, akibat besarnya ekspektasi terhentinya kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Hukum inversi harga emas terhadap Dolar AS pun kembali berlaku. Dolar AS melemah sementara harga emas naik.

“Sejarah sangat menunjukkan bahwa The Fed akan mengendurkan kebijakan dalam tiga hingga enam bulan ke depan. Begitu perubahan kebijakan The Fed resmi dijalankan, maka harga emas akan melaju naik seperti yang telah terjadi sekarang dan ke depan,” kata Tery Reik, Manajer Portofolio di Sprott Asset Management.

( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )
Lihat : Rifanfinancindo
Sumber : seputarforex