Rifanfinancindo | Harga Emas Turun, Sentuh Level 1500 Akibat Bangkitnya Minat Risiko

Rifan Financindo  –  Harga emas masih melanjutkan penurunan, setelah merosot tajam di akhir pekan lalu pasca pidato Ketua The Fed. Selasa (10/September) dini hari ini, harga emas turun lagi ke level rendah tiga pekan akibat menguatnya pasar ekuitas. XAU/USD turun 0.33 persen ke 1,501.70, level terendah sejak tanggal 22 Agustus.

xauusd

Sementara itu, harga emas di bursa Comex New York turun 0.5 persen ke harga $1,508.55 per troy ounce. Sedangkan harga emas spot malah sudah menyentuh level $1,500.16, setelah turun setengah persen di sesi perdagangan sebelumnya.

Bangkitnya Ekuitas Pasca Pidato Powell

Minat risiko bangkit akibat pidato Ketua The Fed Jerome Powell yang mengesampingkan kemungkinan terjadinya resesi ekonomi. Powell juga menuturkan bahwa bank sentral akan bertindak dengan sesuai, untuk mempertahankan ekspansi ekonomi AS. Pernyataan Powell tersebut disambut dengan kenaikan yield obligasi US Treasury ke 2.12 persen awal pekan ini.

Meski demikian, para analis memandang penurunan harga emas kali ini sebagai sebuah ancang-ancang untuk rebound. Benjamin Lu, analis dari Philip Futures mengatakan bahwa minat risiko global yang sedang diperbarui, memang melemahkan sejumlah aset safe haven termasuk emas, untuk sementara.

“Kita sedang melihat pelemahan harga emas dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, pergerakan harga emas masih bullish,” kata Lu.

Berkurangnya Pembelian Emas Oleh Bank Sentral China

Selain karena pasar ekuitas, melemahnya harga emas ditengarai karena mulai surutnya aksi beli. Menurut Investing.com, bukti-buntui terbaru menunjukkan bahwa arus beli emas dari bank-bank sentral, khususnya bank sentral China, mulai mengecil. Padahal, reli harga emas yang terjadi sebelumnya, juga mendapat kontribusi dari aksi beli tersebut.

Bank sentral China menaikkan kepemilikan emas menjadi 62.45 juta ons pada bulan Agustus 2019, dari 62.26 juta ons di bulan sebelumnya. Namun demikian, rata-rata pembelian hanya 5.91 ton emas, berkurang dua kali lipat dari rata-rata 11.75 ton di bulan-bulan sebelumnya sejak Desember. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifan Financindo
Sumber : Seputarforex