PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU | Harga Emas Merosot Di Sesi Amerika Hari Ini

PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU – Harga emas terus merosot sejak Kamis pekan lalu. Penguatan Dolar AS telah merobohkan harga emas spot hingga 8 persen dari level puncak pada bulan April di angka $1,365.23. Namun, saat Dolar AS melemah seperti hari ini (05/Juli) pun, harga emas tak juga bangkit. Alih-alih menguat, permintaan terhadap emas fisik justru menurun, utamanya karena harga bulion yang dibeli menggunakan Dolar terasa semakin mahal.

 

emas-bear-bull

 

Hingga memasuki sesi Amerika Jumat (05/Juli) malam ini, logam mulia masih harus berjuang untuk mencetak pemulihan harga yang signifikan dari level rendah enam setengah bulan. Saat berita ini ditulis, harga emas spot turun sebanyak 0.3 persen ke harga $1,249.11 per ons. Sedangkan harga emas futures di Comex New York untuk pengiriman Agustus, turun 0.3 persen dan diperdagangkan pada harga $1,250.90 per ons.

 

Funds Turunkan Pertaruhan Akan Kenaikan Harga Emas

Para Hedge Funds dan manajer keuangan telah memotong posisi Long emas mereka di bursa Comex sampai ke level terendah sejak Januari 2016. Sedangkan kepemilikan emas ETF yang direkam oleh Reuters, tercatat mengalami penurunan sebanyak lebih dari 2 juta ons sejak akhir Mei lalu.

Analis Societe Generale, Robin Bhar, menjelaskan:


“Menguatnya Dolar telah menyeret turun harga emas. Hal itu semakin diperparah dengan merosotnya pertaruhan akan kenaikan harga emas oleh para hedge fund, serta penjualan emas yang dimiliki oleh exchange-traded funds (ETFs). Emas dilanda badai yang sempurna.”


 

Bearish Emas Masih Kuat

Pekan ini, bearish harga emas diperkirakan kuat belum akan berakhir. Notulen rapat FOMC untuk bulan Juni hari Kamis mendatang diekspektasikan akan mengutarakan pernyataan hawkish. Sedangkan keesokan harinya, yakni Jumat depan, angka ketenagakerjaan AS akan diumumkan dengan ekspektasi menguat dan semakin menunjang kemungkinan dilanjutkan kenaikan suku bunga The Fed.

Kondisi melemahnya harga emas ini diamini oleh analis dari Seputarforex, Martin Singgih. Dalam analisa teknikal emasnya minggu ini, Martin menuliskan bahwa dalam jangka menengah-panjang, emas masih cenderung bearish. Sedangkan dalam jangka pendek, kemungkinan terjadi koreksi bullish. Penjelasan selengkapnya dapat dilihat di analisa emas 2-6 Juli 2018.  ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

 

Lihat : PT Rifan Financindo

 

Sumber : seputarforex