Sesi Eropa, Dolar AS Disetir Isu Politik

Rifan Pekanbaru – Sesi perdagangan Eropa pada Rabu (22/Mar) sore ini masih dalam kondisi yang lengang. Tak banyak perubahan berarti yang dialami oleh pair-pair mayor, meski ada sedikit tambahan penurunan pada Euro dan Yen terhadap Dolar AS.

dolar-as

Jelang Vote Di Kongres Dan Investigasi FBI

USD/JPY belum beranjak dari level 111. Malah terus menuju ke arah selatan kompas, dengan diperdagangkan pada harga 111.337 dari sebelumnya di angka 111.670. Total, penurunan USD/JPY hari ini sudah mencapai 0.4 persen. Kegugupan pasar makin menjadi mendekati pemungutan suara atas keberlangsungan layanan kesehatan AS (Affordable Care Act) yang akan digelar di Kongres.

Tak hanya itu, minimnya rilis data ekonomi hari ini membuat pengaruh politik mendominasi. Para investor juga mengkhawatirkan investigasi FBI yang menyebut ada keterkaitan antara campur tangan Rusia dengan kemenangan Donald Trump sebagai presiden.

Mood pasar dikendalikan oleh realisasi bahwa Trump mungkin tak akan mampu mewujudkan janji-janjinya — atau mungkin sebagian besar dari janji-janji tersebut,” kata Ahli Strategi Valas di Societe Generale, Alvin Tan. Singkatnya, pasar menyurutkan harapan mereka akan perwujudan paket stimulus yang dijanjikan Trump dalam waktu dekat.

Euro pun masih diliputi euforia potensi kekalahan Le Pen dalam pemilu Presiden Prancis bulan depan. Dalam debat televisi kemarin, jelas bahwa Emmanuel Macron dianggap lebih mumpuni. Kenyataan ini membawa EUR/USD naik dan diperdagangkan pada angka 1.0785 sore ini. Angka tersebut telah lebih rendah 0.2 persen dari sesi perdagangan sebelumnya.

Kendati demikian, analisa Commerzbank menuliskan catatan yang menunjukkan skeptisme terhadap kemampuan Euro untuk reli lebih jauh. “Saya ragu investor akan mempertahankan harga berdasarkan risiko politik dalam jangka pendek ini,” kata mereka.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : seputarforex