SESI PERTAMA: AKSI BELI BERLANGSUNG MASIF, IHSG TERTEKAN DI JALUR MERAH

shadow

Financeroll?- Pergerakan Indeks Harga?Saham?Gabungan (IHSG) mampu keluar dari zona merah pada penutupan perdagangan sesi I. Penguatan IHSG dipimpin oleh saham-saham sektor konstruksi. Indeks pun kembali menyentuh level 4.900.? Perdagangan pada sesi I ?hari ini berjalan semarak diwarnai frekuensi transaksi sebanyak 82.776 kali yang melibatkan 3,62 miliar saham senilai Rp 3,29 triliun. Sebanyak 168 saham menguat, 85 saham melemah, dan 63 saham stagnan.

Selain itu, pelaku pasar melakukan akumulasi beli setelah kemarin IHSG melemah seharian. Akumulasi beli menyebabkan Indeks mampu keluar dari teritori negatif.? IHSG akhirnya bisa mengikuti tren bursa regional yang menguat akibat sentimen positif dari?Amerika?Serikat.

Sementara perkembangan sejumlah?bursa saham?di regional Asia:? Nikkei 225 menguat 85,4 poin (0,56%) menjadi 15.433,69, Hang Seng menguat 4,4 poin (0,02%) menjadi 23.535,84, dan ?Straits Times menguat 4,93 poin (0,15%) menjadi 3.278,08.

Beberapa saham yang menguat signifikan dan menjadi?top?gainers?antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 menjadi Rp 53.100, Indocement (INTP) naik Rp 300 menjadi Rp 23.375, dan HM Sampoerna (HMSP) naik 300 menjadi Rp 68.300.

Adapun ?saham-saham yang melemah dan masuk kategori?top?losers?antara lain Mayora Indah (MYOR) turun Rp 325 menjadi Rp 29.425, Saranacentral Bajatama (BAJA) turun Rp 300 menjadi Rp 905, dan XL Axiata (EXCL) turun Rp 250 menjadi Rp 5.175.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/sesi-pertama-aksi-beli-berlangsung-masif-ihsg-tertekan-di-jalur-merah/