Sesi Pertama: Dana Asing Masik Bursa, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

PT. Rifan Financindo Berjangka?? Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau menutup perdagangan sesi I. Dana asing masuk tercatat Rp 1,108 triliun.? Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak turun 9,606 poin (0,20%) ke 4.797,620. Sementara indeks unggulan LQ45 bergerak melemah 2,391 poin (0,29%) ke 817.373.

Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 0,308 poin (0,01%) ke 4.806,918. Sementara indeks LQ45 dibuka turun 0,256 poin (0,9%) ke 819.508.? Sesaat kemudian, pukul 09.01 waktu JATS, IHSG berbalik arah dan menguat 10,561 poin (0,22%) ke 4.817,787. Sementara indeks LQ45 naik 2,445 poin (0,30%) ke 821.943.

Tercatat, pada perdagangan sesi I, Selasa (14/6), IHSG ditutup menguat 5,662 poin (0,12%) ke 4.812,888. Sementara indeks lQ45 ditutup naik 1,097 poin (0,13%) ke 820.661.? Lima sektor menguat, sementara 5 sektor lainnya melemah. Sektor aneka industri mencatatkan penguatan tertinggi 1,00%. Sementara sektor keuangan mencatatkan pelemahan tertinggi 0,65%.

Sebanyak 124 saham naik, 131 saham turun, dan 83 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 118.486 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 4,629 miliar saham senilai Rp 3,515 triliun.

Beberapa saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 725 poin (1,07%) ke Rp 68.625, UNVR naik 350 poin (0,81%) ke Rp 43.350, ULTJ naik 110 poin (2,74%) ke Rp 4.130, dan TBIG naik 100 poin (1,55%) ke Rp 6.550.

Sementara saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya AALI turun 425 poin (2,85%) ke Rp 14.475, SILO naik 375 poin (3,32%) ke Rp 10.925, BBRI turun 150 poin (1,49%) ke Rp 9.950, dan PTPP turun 120 poin (3,14%) ke Rp 3.700.

Di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.275 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.277.

Adapun kondisi bursa saham Asia siang ini, antara lain:? Indeks Nikkei 225 turun 227,22 poin (1,42%) ke 15.790,58, Indeks Hang Seng turun 28,95 poin (0,14%) ke 20.484,04, Indeks SSE Composite turun 4,27 poin (0,15%) ke 2.829,22, dan? Indeks Straits Times turun 11,64 poin (0,62%) ke 2.773,79.

Sebagai informasi,? Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).? BEI menilai terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham BUMI yang di luar kebiasaan atau Unusial market Actifity (UMA). Demikian mengutip keterangan resmi BEI, Selasa (14/6).

Manajemen BUMI memberikan informasi kepada BEI pada 13 Juni 2016 melalui IDX Net. Isinya tentang tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan, dan atau direksi dan komisaris.

Dengan adanya pengawasan BEI terhadap saham BUMI maka otoritas bursa ini mengharapkan inestor untuk mencermati perkembangan pola transaksi saham keluarga Bakrie & Brother (BNBR) ini.

Dengan peningkatan harga saham, investor juga harus mencermati laporan kinerja perseroan secara periodik. Jadi dapat mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum melakukan investasi ke dalam saham tersebut. Pengumuman ini, lanjut BEI, tidak otormatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap aturan di pasar modal.

Saham BUMI pada penutupan perdagangan 9 Juni berada di harga Rp 50 per lembar dengan volume 428,4 juta lembar saham. Untuk penutupan perdagangan 10 Juni berada di harga Rp 67 per lembar dengan volume transaksi 2,01 miliar saham. Pada penutupan 13 Juni berada di hara Rp 82 per lembar dengan volume perdagangan mencapai 3,4 miliar lembar saham.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/sesi-pertama-dana-asing-masik-bursa-ihsg-bertahan-di-jalur-hijau/