Statement Saudi-Rusia Menjauhkan Harga Minyak dari Posisi Tertinggi Sesi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Harga minyak memangkas keuntungan sebelumnya selama jam Amerika Utara pada Senin malam, setelah adanya pengumuman bahwa Arab dan Rusia Saudi gagal memenuhi harapan pasar.

Di Bursa ICE Futures di London, minyak Brent untuk pengiriman November melonjak lebih dari 5% untuk menyentuh puncak harian $ 49,40 per barel di awal hari sebelum diperdagangkan di $ 47,18, naik hanya 35 sen atau 0,75%.

Sementara itu, minyak mentah untuk pengiriman Oktober di New York Mercantile Exchange naik 77 sen atau 1,74% dan diperdagangkan pada $ 44,92 per barel setelah melonjak lebih dari 5% ke sesi tinggi $ 46,53.

Harga minyak melonjak tajam pada laporan bahwa Arab Saudi dan Rusia merencanakan untuk membuat pernyataan bersama pada pertemuan G20 di Tiongkok hari Senin. Tapi harga berjangka mulai merosot di tengah kekecewaan atas rincian perjanjian tersebut.

Dua produsen minyak terbesar di dunia mengatakan bahwa mereka akan mendirikan sebuah kelompok kerja untuk memantau pasar minyak dan melakukan rekomendasi untuk mempromosikan stabilitas, menurut laporan tersebut.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Khalid al-Falih dan rekan Rusia-nya, Alexander Novak, akan bertemu di Aljazair pada bulan Oktober dan di Wina pada bulan November untuk membahas bagaimana untuk bekerja sama di bawah perjanjian baru, menurut laporan tersebut.(Mbs-rifan financindo berjangka)

Sumber : financeroll