Turun Lagi, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 583.000/Gram

Rifan Financindo Berjangka?? Emas berjangka memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya dalam perdagangan Eropa pada Rabu sore, (22/6). Jatuh ke tingkat terendah hampir dua minggu, terkait dari referendum Inggris esok hari.

Divisi Comex New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Agustus turun -0.12% di level $1.270.04 troy ons. Sehari sebelumnya, emas terguling $19.60, atau 1,52%, kehilangan satu harian terbesar dalam hitungan bulanan, dipicu oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Inggris akan memilih untuk tetap tinggal ?remain? di Uni Eropa.

Politisi di perdebatan kedua sisi akan membuat argumen mereka terakhir pada TPS pembukaan besok di London. Jajak pendapat akan ditutup nanti malam, sedangkan hasilnya mungkin akan diproyeksikan hari Jumat pagi, sebelum pemungutan secara resmi dimana hitungan berdasarkan jumlah awal suara dan pemungutan suara keluar.

Ditempat lain, investor mencerna komentar dari Gubernur Federal Reserve Janet Yellen. Awal kesaksian dua hari sebelum Kongres, Yellen menegaskan bahwa ia diharapkan menaikkan suku bunga secara bertahap pada tahun ini, tetapi memperingatkan bahwa ada ketidakpastian atas keadaan ekonomi. Yellen menambahkan bahwa suara U.K. meninggalkan Uni Eropa bisa memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Akhir pekan lalu, si kuning melonjak ke level $1,318.90, paling tinggi sejak Agustus tahun 2014 lalu, kekhawatiran tentang potensi keluar oleh Inggris dari Uni Eropa meninggalkan investor berebut untuk aset berlindung.

Harga logam mulia hampir naik 7% sejauh ini pada bulan Juni, pada perdagangan Comex lainnya Comex, perak berjangka untuk pengiriman Juli turun -0.20% dilevel $17,285 troy ons, sementara tembaga berjangka naik 0.80% ke level $2.132 troy pound.

Laju harga jual dan buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini makin tertekan, mengiringi pelemahan harga emas dunia yang mendekati titik terendah dalam satu pekan terakhir. Dalam satu pekan terakhir emas global tercatat masih mengalami tekanan, ketika pada hari ini dolar Amerika Serikat (USD) dan pasar saham Asia terlihat stabil.

Berdasarkan situs Logammulia.com, Rabu (21/6) harga jual emas di Gedung Antam turun Rp 7.000 menjadi Rp 583.000/gram dari sebelumnya Rp 590.000/gram. Pelemahan juga terjadi pada harga buyback emas Antam sebesar Rp 9.000 menjadi Rp 529.000/gram dibandingkan kemarin pada level Rp 538.000/gram.

Kemudian? harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.126.000, dengan harga per gram Rp 563.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.671.000 dengan harga per gram Rp 557.000. Harga emas 4 gram senilai Rp 2.216.000 dengan harga per gram Rp 554.000.

Berikutnya, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp 2.770.000 dengan harga per gram Rp 554.000. Harga emas 10 gram dijual Rp 5.490.000, dengan harga per gram Rp 549.000. Harga emas 25 gram Rp 13.650.000 dengan harga per gram Rp 546.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp 27.250.000, dengan harga per gram Rp 545.000.

Tercatat, harga emas 100 gram sebesar Rp 54.450.000, dengan harga per gram Rp 544.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp 136.000.000, dengan harga per gram Rp 544.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp 271.800.000 dengan harga per gram Rp 543.600.

Sedangkan, harga emas di Pulogadung tercatat menyusut Rp 7.000 menjadi Rp 583.000/gram dari sebelumnya Rp 590.000/gram dan hal yang sama juga terjadi pada harga emas di Gedung Sarinah.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga emas melayang mendekati level terendah dalam satu pekan terakhir saat bursa saham Asia dan USD bergerak stabil ketika ada indikasi bahwa Inggris akan memilih bertahan bersama Uni Eropa. Harga emas di pasar spot cenderung mendatar menjadi USD 1.268,16 per ons pada pukul 00.58 GMT.

Sementara itu, Bullion jatuh 1,7% tengah pekan ini untuk mencetak kerugian paling besar dalam satu bulan terakhir dan menyentuh level terendah USD 1.264,10 sejak 10 Juni. Harga emas AS juga mengalami penurunan 0,1% menjadi USD 1,271 per ons.

Harga Emas jatuh ke sepuluh hari rendah pada akhir perdagangan hari Selasa di AS terpicu penguatan pasar saham global dan meredanya kekuatiran Brexit.? Pasar saham global menguat. Bursa Wall Street, bursa Eropa, bursa Asia berakhir di zona positif. Hanya indeks Shanghai di bursa Asia yang berada di zona negatif.

Harga emas spot turun 1,8 persen pada USD ?1,266.55.? Sedangkan harga emas berjangka AS turun USD ?19,60 pada USD 1,272.50, dan terakhir turun 1,72 persen pada USD ?1.270.? Emas menyentuh dekat-dua tahun tinggi pada ?USD ?1,315.55 pekan lalu karena ketidakpastian sekitar hasil dari referendum Inggris dan setelah catatan hati-hati dari Federal Reserve pada suku bunga.

Ketua Fed Janet Yellen mengatakan pada hari Selasa bahwa risiko global dan perlambatan pekerjaan AS memberikan catatan pendekatan hati-hati untuk menaikkan suku bunga karena Federal Reserve mencari konfirmasi bahwa pemulihan ekonomi negara itu tetap berjalan.

Diperkirakan harga emas berpotensi turun dengan meredanya kekuatiran Brexit yang melemahkan permintaan safe haven. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Support USD ?1,265 ? USD ?1,263, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance ?USD ?1,269 ? USD ?1,271.( Mbs-Rifan Financindo Berjangka )

Sumber :http://financeroll.co.id