Wall Street Ditutup Beragam Pasca Data Ekonomi Global

Rifan Financindo Bejangka?? Wall Street ditutup beragam di akhir perdagangan hari Selasa, dengan penurunan tajam di sector energy yang telah membebani saham-saham utama.

Indeks S&P/SPX 500 ditutup turun 5.78 poin atau 0,3% di level 2,012.03, Indeks Dow Jones naik 17,21 poin atau 0,1% di level 17,383.58 dan Indeks Nasdaq Composite berakhir turun 15,27 poin atau 0,3% di level 4,623.64.

Sentimen terpukul setelah pertumbuhan domestik UNI Eropa alami penurunan serta defisit perdagangan alami kenaikan dan pertumbuhan PDB AS mungkin lebih rendah dari yang diharapkan.

Komisi Eropa telah memangkas perkiraan pada pertumbuhan ekonomi di wilayah zona euro dan Uni Eropa, menyusul kondisi geopolitik yang tejadi di wilayah Ukraina dan Timur Tengah hinga saat ini.

Kelompok eksekutif Uni Eropa juga memperkirakan bahwa inflasi yang terjadi di wilayah zona euro akan tetap berada di bawah target Bank Sentral Eropa, dimana bank sentral menarget sebesar 2%. Hal ini tentunya akan mendorong perkiraan pasar bahwa Bank Sentral Eropa akan melakuak pembelian obligasi pemerintah dalam skala besar.

Pada pertumbuhan produk domestik bruto di 18 negara zona euro diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar 0.8% tahun 2014 ini, yang mana turun 0.4% dari perkiraan sebelumnya pada musim panas lalu. Di tahun selanjutnya, ekonomi zona euro diperkirakan akan tumbuh sebesar 1.1%, dan untuk tahun 2016 mendatang pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan sebesar 1.7%.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Eurostat telah memperlihatkan bahwa inflasi harga di tingkat produse wilayah zona euro telah mengalami kenaikan sebesar 0.2% di bulan September. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa inflasi produsen zona euro tidak akan alami perubahan di bulan September.

Defisit neraca perdagangan AS telah meluas di bulan September. Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan AS meluas menjadi $43.03 milyar di bulan September, dari $40.11 milyar di bulan Agustus. Survei ekonom telah memperkirakan defisit neraca perdagangan AS akan menyempit menjadi $40 milyar di bulan September.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/wall-street-ditutup-beragam-pasca-data-ekonomi-global/