Wall Street Ditutup Cetak Rekor Di Posisi Tertinggi

Rifan Financindo Berjangka?? Bursa saham AS ditutup naik ke posisi tertinggi berturut-turut dalam dua hari, pasca Presiden ECB Mario Draghi mengisyaratkan program stimulus moneternya.

Indeks S&P/SPX 500 naik 7.64 poin atau 0.4% di level 2,031.21, Indeks Dow Jones naik 69,94 poin atau 0,4% di level 17,544.47, Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 17,75 poin atau 0,4% di level 4,638.47.

Kenaikan pada penutupan Wall Street didukung setelah dirilisnya data, sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Kamis(6/11), menunjukan warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran di wilayah AS telah alami perbaikan. Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa klaim pengangguran AS telah alami penurunan sebanyaki 10.000, yang disesuaikan secara musiman menjadi 278.000 pada pekan yang berakhir 1 November. Survei ekonom telah memperkirakan klaim pengangguran AS akan mengalami penurunan menjadi 285.000 pada pekan yang berakhir 1 November. Sedangkan untuk warga yang melanjutkan klaim pengangguran juga alami penurunan sebesar 39.000 yang disesuaikan secara musiman menjadi 2.348.000.

Bank Sentral Eropa memutuskan untuk tidak merubah tingkat suku bungan berada pada level rendah 0.05%, sedangkan untuk tingkat suku bunga deposito dalam kondisi normal sebesar -0.20%. Sementara itu, di bulan Oktober Bank Sentral Eropa juga telah memulai untuk menutupi obligasi perbankan atas program yang telah disepakati oleh bank sentral pada bulan September lalu, dimana Bank Sentral Eropa menyatakan akan memulai melakukan pembelian tersebut akhir bulan ini.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/wall-street-ditutup-cetak-rekor-di-posisi-tertinggi/