Yunani Sukses Mencapai Kesepakatan Bailout

Rifan Financindo Berjangka ? Setelah pertemuan ?maraton? oleh kepala-kepala pemerintah zona euro, Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, mengumumkan pada hari Senin, tanggal 13, Juli bahwa Yunani dan kreditur telah mencapai kesepakatan bailout senilai 86 milyar euro (sekitar $ 95 milyar).

Antara hari ini dan tanggal 15 Juli, Parlemen Yunani harus menyetujui kesepakatan umum dan memperkenalkan beberapa langkah awal, termasuk pemotongan belanja, kenaikan pajak, dan reformasi pensiun. Setelah itu, parlemen nasional dari beberapa negara zona euro, termasuk Jerman dan Finlandia, harus mengesahkan perjanjian tersebut. Jika hal itu sudah terjadi, negosiasi resmi atas bailout ketiga Yunani dapat dimulai, dimana proses tersebut dapat memakan waktu berminggu-minggu.

Sementara itu, Yunani diberikan pinjaman (brigde loan) dalam jumlah yang tidak ditentukan. Eurogroup akan memulai negosiasi untuk kesepakatan?bridging?itu hari ini. Tujuannya adalah agar Yunani mampu melangkah sampai sebelum 20 Juli, ketika Athena harus membayar 3,5 milyar euro kepada Bank Sentral Eropa (ECB). Namun, seminggu adalah waktu yang sangat lama bagi krisis Yunani, dan apapun bisa menggagalkan proses tersebut.

Untuk memulainya, parlemen Yunani harus mengesahkan kesepakatan tersebut, sebuah proses yang akan sangat sulit mengingat beberapa anggota Koalisi yang berkuasa dari partai Radikal Kiri, yang pada umumnya dikenal sebagai Syriza, telah menentang perjanjian. Menurut Menteri Tenaga Kerja, Panos Skourletis, posisi Perdana Menteri Alexis Tsipras di parlemen patut dipertanyakan. Tsipras mungkin akan menerima dukungan eksternal dari beberapa partai oposisi, tetapi pemerintahnya tidak mungkin bertahan saat proses pengesahan. Perombakan kabinet nampaknya akan dilakukan beberapa jam mendatang, dan tergantung pada intensitas perbedaan pendapat internal.

Yunani membuat konsesi besar selama negosiasi. Sebagai tambahan komitmen untuk lulus terhadap reformasi dalam tiga hari ke depan, Athena menerima pengadaan dana senilai 50 milyar euro yang terdiri dari aset pemerintah Yunani yang akan membantu melunasi sebagian utang negara dan rekapitalisasi bank-bank. Dalam beberapa hari mendatang, seorang panel (juri) ahli akan diminta untuk memutuskan aset yang akan digunakan dan bagaimana dana tersebut akan dicairkan (dalam proses yang akan melibatkan privatisasi perusahaan milik negara). Hal ini bisa menjadi bukti bahwa sangat sulit untuk mencerna baik bagi anggota parlemen Yunani dan bagi pemilih yang seminggu yang lalu, menolak penghematan dalam referendum yang disponsori pemerintah. Satu-satunya?silver linings?bagi pemerintah Yunani adalah bahwa Eurogroup menerima tentang sebagian uang dari dana khusus dapat digunakan untuk program investasi untuk membantu merevitalisasi ekonomi Yunani.

Tanggal 13 Juli juga akan menjadi tanggal penting bagi masa depan bank-bank Yunani, karena ECB diperkirakan akan memutuskan hari ini apakah akan terus memberikan likuiditas darurat kepada bank Yunani atau tidak. Bank Yunani bergantung pada dukungan ECB untuk bertahan hidup, dan kesepakatan hari ini mungkin akan cukup bagi lembaga yang berbasis di Frankfurt untuk terus menjaga kehidupan bank-bank tersebut.

Sumber :?http://financeroll.co.id/news/yunani-sukses-mencapai-kesepakatan-bailout/